Strategi Pemeliharaan Alat Utama Sistem Senjata dalam Mendukung Kesiapan Operasi Guna Mewujudkan Tugas Pertahanan Maritim

Authors

  • Syafrizal Irfan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Indonesia
  • Daniel Setiawan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Indonesia
  • Soemartono Soemartono Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Indonesia
  • Ali Ridlo Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11411

Abstract

Tingginya intensitas operasi laut dalam lingkungan strategis yang dinamis menuntut kesiapan operasional Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemeliharaan guna mendukung kesiapan operasi dalam konteks pertahanan maritim. Menggunakan metode kualitatif deskriptif yang terintegrasi dengan analisis Delphi-SWOT, studi ini mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi efektivitas pemeliharaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pencapaian konsensus di antara 10 pakar di bidang pemeliharaan dan logistik angkatan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran dari pemeliharaan reaktif ke proaktif, yang berbasis pada Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Total Productive Maintenance (TPM), sangat esensial. Analisis strategis mengungkapkan bahwa meskipun kapabilitas teknis internal kuat, tantangan seperti birokrasi rantai pasok dan optimalisasi anggaran yang terbatas masih menetap. Studi ini menyimpulkan bahwa kebijakan pemeliharaan terintegrasi, yang didukung oleh infrastruktur digital dan pengembangan personel ahli, secara signifikan meningkatkan siklus hidup dan keandalan platform angkatan laut. Temuan ini memberikan kerangka strategis bagi pengambil keputusan untuk menjamin proyeksi kekuatan laut yang berkelanjutan.

Published

2026-05-03

How to Cite

Irfan, S. ., Setiawan, D., Soemartono, S., & Ridlo, A. . (2026). Strategi Pemeliharaan Alat Utama Sistem Senjata dalam Mendukung Kesiapan Operasi Guna Mewujudkan Tugas Pertahanan Maritim. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(5), 5311-5315. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11411