Optimalisasi Gelar Operasi Keamanan Laut Berbasis Intelijen Kolaboratif di Kawasan Obvitnas Morowali
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11381Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi optimalisasi gelar operasi keamanan maritim oleh Komando Armada (Koarmada) II di Perairan Morowali, sebuah kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis yang menjadi pusat hilirisasi industri nikel dunia. Tuntutan kehadiran unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) secara permanen saat ini berbenturan dengan realitas kesiapan teknis armada yang didominasi oleh platform tua (aging platform) serta kebutuhan efisiensi sumber daya pada pola patroli konvensional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi faktual dan merumuskan kebijakan serta strategi operasional yang adaptif guna menyiasati dinamika keterbatasan tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo, penelitian ini menemukan bahwa kesenjangan kapabilitas telah memicu risiko kekosongan pengawasan (vacuum of patrol). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas pengamanan tidak dapat lagi bertumpu pada intensitas kehadiran fisik secara masif semata, melainkan menuntut transformasi menuju paradigma Intelligence-Led Operations (ILO), optimalisasi teknologi surveilans sebagai force multiplier, dan sinergitas yang kuat antara unsur pangkalan dan intelijen maritim.







