Budaya Disiplin Siswa Kelas VII dalam Mata Pelajaran Pramuka di MTs Nurul Yaqin: Studi Etnografi
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11363Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami budaya disiplin siswa kelas VII dalam mata pelajaran Pramuka di MTs Nurul Yaqin melalui pendekatan etnografi. Disiplin dalam penelitian ini dipahami sebagai budaya yang hidup dan dipraktikkan dalam keseharian siswa, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan formal. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VII, guru/pembina Pramuka, wali kelas, dan kepala madrasah. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi dengan upaya menjaga keabsahan data melalui triangulasi dan kriteria kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya disiplin siswa kelas VII dalam mata pelajaran Pramuka tercermin dalam disiplin waktu, disiplin berpakaian dan atribut, serta disiplin sikap dan perilaku. Budaya disiplin tersebut terbentuk melalui proses pembiasaan, keteladanan pembina, serta penerapan aturan dan sanksi yang bersifat edukatif. Nilai-nilai kepramukaan dan nilai keislaman menjadi landasan penting dalam pembentukan budaya disiplin. Disiplin dimaknai oleh siswa tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebiasaan positif yang bermanfaat dalam kehidupan belajar dan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mata pelajaran Pramuka memiliki peran strategis sebagai ruang budaya dalam pembentukan disiplin siswa di madrasah. Pendekatan etnografi memberikan pemahaman yang mendalam dan kontekstual tentang praktik disiplin sebagai bagian dari budaya pendidikan.







