Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Logistik Strategis Pasca-Sentralisasi Guna Mendukung Kesiapan Operasional Alutsista
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11345Abstract
Penelitian ini mengkaji implikasi kebijakan sentralisasi pengelolaan logistik, khususnya Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP), terhadap kesiapan operasional Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) di lingkungan militer. Perubahan tata kelola logistik pertahanan menuntut adanya adaptasi institusional guna memastikan kelancaran rantai pasok strategis dari tingkat pusat hingga ke armada manuver. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas sistem logistik yang baru dan merumuskan mekanisme respons cepat (quick response mechanism) agar dukungan operasi tempur maupun patroli tetap berjalan optimal di tengah penyesuaian regulasi. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tingkat markas besar selaku satuan pemakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentralisasi logistik membutuhkan penyelarasan yang seimbang antara ketertiban administrasi dengan fleksibilitas taktis di lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keandalan rantai pasok militer tidak hanya bergantung pada efisiensi anggaran, melainkan pada kemampuan adaptasi organisasi dalam memangkas latensi birokrasi penyaluran BMP demi mempertahankan proyeksi kekuatan dan kesiapan operasi secara berkesinambungan.







