Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Intention to Stay melalui Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11331Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap intention to stay melalui komitmen organisasi dan kepuasan kerja pada karyawan tetap hotel berbintang 3 dan 4 di DKI Jakarta. Isu ini menjadi penting karena industri perhotelan menghadapi persaingan yang semakin ketat, tekanan kualitas layanan, serta risiko turnover yang dapat mengganggu stabilitas operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 karyawan tetap divisi food and beverage yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to stay, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Selanjutnya, kepuasan kerja dan komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to stay. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan terhadap keinginan karyawan untuk bertahan tidak hanya bekerja secara langsung, tetapi juga melalui mekanisme psikologis berupa meningkatnya kepuasan kerja dan keterikatan karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kualitas kepemimpinan, penciptaan lingkungan kerja yang suportif, dan pembangunan komitmen organisasi merupakan strategi penting untuk meningkatkan retensi karyawan pada industri perhotelan.







