Penerapan Permainan Petak Umpet untuk Meningkatkan Keberanian pada Anak Usia 3-4 Tahun di KB An Nafisah Pakis Malang
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11259Abstract
Sikap berani pada anak usia dini merupakan bagian penting dari perkembangan sosial-emosional yang ditandai dengan rasa percaya diri, kemampuan mengekspresikan diri, mengambil keputusan, serta mencoba hal baru. Hasil observasi awal di KB An Nafisah Pakis Malang menunjukkan bahwa keberanian anak usia 3–4 tahun masih belum berkembang secara tuntas. Tujuan penelitian ini adalah penerapan permainan petak umpet untuk meningkatkan keberanian pada anak usia 3-4 tahun di KB An Nafisah Pakis Malang. Untuk meningkatkan keberanian anak usia 3–4 tahun melalui penerapan permainan petak umpet melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dengan subjek peserta didik di KB An Nafisah Pakis Malang. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi checklist. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keberanian anak. Selaras hasil penelitian yang sudah terlaksana, terdapat peningkatan keberanian anak usia 3–4 tahun secara bertahap dan konsisten pada setiap siklus pembelajaran. Pada tahap prasiklus, capaian keberanian anak berada pada angka 28%. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, capaian keberanian meningkat menjadi 38% pada Pertemuan 1 dan 53% pada Pertemuan 2, sehingga terjadi peningkatan sebesar 25% dari prasiklus hingga akhir Siklus I. Pada Siklus II peningkatan keberanian anak lebih signifikan menjadi 65% pada Pertemuan 1 dan kembali meningkat menjadi 82% pada Pertemuan 2. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa permainan petak umpet mampu meningkatkan keberanian anak usia 3–4 tahun di KB An Nafisah Pakis Malang. Peneliti menyampaikan beberapa saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini khususnya aspek keberanian melalui permainan petak umpet.







