Analisis Wacana tentang Pemberitaan Penolakan Revisi UU Pilkada 2024 pada Media Online Kompas.com

Authors

  • Bagus Prasetyo Suwandi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Irwan Dwi Arianto Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media online Kompas.com membangun wacana pemberitaan mengenai penolakan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) tahun 2024. Melalui pemberitaan di media, isu ini membentuk persepsi publik terhadap proses politik dan legitimasi kekuasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan emtode analisis wacana Teun A. Van Dijk. Hasill Penelitian Menunjukkan bahwa Kompas.com menyajikan pemberitaan dengan kecenderungan netral. Struktur makro berita mengarah pada penguatan nilai demokrasi dan penegakan hukum, sedangkan pada tingkat mikro ditemukan penggunaan bahasa yang menekankan rasionalitas dan objektivitas. Kompas.com dalam memberitakan isu penolakan revisi UU Pilkada 2024 cenderung menggunakan bahasa yang netral dan faktual. Pemilihan kata dan struktur kalimat menunjukkan upaya media ini untuk tetap menjaga profesionalitas jurnalistik tanpa memihak secara eksplisit pada pihak pemerintah ataupun kelompok penentang revisi.

Published

2025-12-06

How to Cite

Suwandi, B. P. ., & Arianto, I. D. . (2025). Analisis Wacana tentang Pemberitaan Penolakan Revisi UU Pilkada 2024 pada Media Online Kompas.com. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 14037-14042. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10171