Dampak Penggunaan Bahasa Khek terhadap Kemahiran Berbahasa Mandarin
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10150Abstract
Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan Bahasa Khek terhadap kemahiran berbahasa Mandarin pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 19 mahasiswa bilingual yang menggunakan Bahasa Khek dalam kehidupan sehari-hari serta mempelajari Bahasa Mandarin secara akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih aktif menggunakan Bahasa Khek sebagai alat komunikasi utama, dan menilai adanya kemiripan antara Bahasa Khek dan Mandarin terutama pada aspek kosakata dan pelafalan. Kemiripan tersebut membantu dalam memahami makna namun juga memunculkan interferensi linguistik, khususnya dalam struktur tata bahasa dan pilihan leksikal. Selain itu, Bahasa Khek memiliki peran sedang dalam mendukung pembelajaran Bahasa Mandarin, terutama dalam pelafalan dan pemahaman konteks budaya Tionghoa, meskipun perbedaan istilah budaya masih menjadi tantangan. Secara keseluruhan, penggunaan Bahasa Khek memberikan dampak ganda terhadap pembelajaran Bahasa Mandarin, baik dalam mempermudah proses pemahaman maupun dalam menimbulkan kesalahan akibat perbedaan sistem linguistik kedua bahasa.







