Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka melalui Snake and Ladders Game Usia 4-5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10077Abstract
Anak usia 4–5 tahun berada pada tahap praoperasional yaitu anak belajar melalui pengalaman konkret dan permainan bermakna, kemampuan mengenal angka menjadi dasar penting dalam mengembangkan kemampuan numerasi serta kesiapan belajar mereka di jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, hasil observasi awal di TK Dharma Wanita Persatuan 6 Wajak menunjukkan bahwa dari 19 anak, terdapat 3 anak atau sekitar 15,8% yang tampak sudah mengenal angka dari 1-10 dan Sebagian dari jumlah tersebut masih belum mengenal angka dan mengurutkannya dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui permainan snake and ladders game. Metode yang diterapkan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyebutkan peningkatan signifikan kemampuan mengenal angka anak dari rata-rata persentase kemampuan anak meningkat dari 56,5% pada siklus I pertemuan pertama menjadi 59,2% pada pertemuan kedua, kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus II, yaitu dari 77,6% pada pertemuan pertama menjadi 85,5% pada pertemuan kedua. Anak terlihat lebih aktif, antusias, dan mampu mengenali angka dengan benar melalui kegiatan bermain. Dengan demikian, permainan ular tangga merupakan media pembelajaran yang menyenangkan juga edukatif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka anak usia dini.







