Analisis Penerimaan Penonton disabilitas terhadap Representasi Tokoh disabilitas pada Film My Annoying Brother
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10069Abstract
Penelitian ini menganalisis resepsi penonton difabel terhadap representasi tokoh disabilitas dalam film My Annoying Brother (versi Indonesia). Data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap 5 informan difabel. Analisis dilakukan secara tematik dan dipetakan ke posisi resepsi dominant–negotiated–oppositional (Hall/encoding– decoding). Hasil menunjukkan resepsi yang dominan cenderung negotiated: informan menerima pesan utama film tentang empati dan solidaritas keluarga, namun menegosiasikan aspek melodramatik yang dinilai dapat mengurangi realisme pengalaman difabel. Sejumlah informan juga menilai bagian humor berpotensi menstereotipkan difabel bila tidak diberi konteks yang memadai. Intensitas empati dan cara memaknai representasi tampak dipengaruhi oleh kedekatan pengalaman personal dengan disabilitas. Implikasi praktis meliputi ko-kreasi dengan komunitas difabel sejak riset naskah, pedoman humor yang sensitif, dan penguatan riset karakter/akting berbasis pengalaman langsung. Keterbatasan studi mencakup ukuran sampel dan akses lapangan; perluasan pengambilan data dengan FGD direkomendasikan untuk memperkaya variasi resepsi.







