Strategi Adaptasi Perubahan Iklim melalui Praktik Berkelanjutan Kelompok Kopi Berbasis Ekonomi Hijau
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.9635Abstract
Penelitian ini membahas strategi adaptasi perubahan iklim pada kelompok petani kopi di Desa Batudulang, Kabupaten Sumbawa, yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim seperti pergeseran pola cuaca dan serangan hama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana praktik komunikasi partisipatif berbasis kearifan lokal membentuk pemahaman kolektif dan solusi adaptasi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Analisis tematik dan triangulasi data digunakan untuk mengolah data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani mengalami penurunan kuantitas dan kualitas hasil kopi akibat perubahan iklim dan keterbatasan sarana produksi. Komunikasi partisipatif yang menggabungkan pengetahuan ilmiah dan etnosains efektif dalam memperkuat kapasitas adaptif komunitas. Selain itu, nilai sosial dan budaya lokal berperan penting sebagai modal sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun ketahanan. Namun, terdapat kesenjangan kelembagaan formal yang menghambat percepatan adaptasi. Persatuan antara teknologi, sosial, budaya, dan kelembagaan menjadi kunci keberhasilan adaptasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi penguatan kapasitas petani melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan kelembagaan untuk meningkatkan ketahanan yang berkelanjutan.







