Analisis Daya Tarik Wisata Museum Seni Rupa dan Keramik Berdasarkan Komponen 6A sebagai Bagian dari Wisata Budaya Kota Tua Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.9302Abstract
Museum Seni Rupa dan Keramik merupakan salah satu destinasi wisata budaya di kawasan Kota Tua Jakarta yang mengalami tantangan dalam meningkatkan daya tarik wisatawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tarik wisata museum berdasarkan komponen pariwisata 6A (Attraction, Accessibility, Amenity, Accommodation, Activity, dan Ancillary) menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola museum dan wisatawan, serta dokumentasi selama periode Januari-Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum memiliki keunggulan pada aspek attraction dengan arsitektur Neo Klasik unik dan koleksi seni berkualitas tinggi, serta accessibility yang sangat baik dengan lokasi strategis. Namun, museum menghadapi kelemahan pada aspek amenity (fasilitas penunjang belum optimal), ancillary (layanan pendukung minim), dan activity (aktivitas wisata terbatas), yang berdampak pada rendahnya jumlah kunjungan dibandingkan museum lain di kawasan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan revitalisasi sistem pencahayaan, pengembangan program aktivitas interaktif, dan penguatan strategi promosi untuk meningkatkan daya saing museum sebagai destinasi wisata budaya berkelanjutan.







