Pengaruh Self Efficacy, Adversity Quotient, dan Dukungan Sosial terhadap Kesiapan Kerja Siswa dengan Kompetensi Keahlian Manajemen Perkantoran di SMK PGRI 13 Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10721Abstract
Perkembangan era Revolusi Industri 4.0 menuntut lulusan pendidikan untuk memiliki kesiapan kerja yang optimal agar mampu bersaing di dunia kerja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran penting dalam menyiapkan peserta didik agar siap memasuki dunia kerja, khususnya pada kompetensi keahlian Manajemen Perkantoran. Namun, kesiapan kerja siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self efficacy, adversity quotient, dan dukungan sosial terhadap kesiapan kerja siswa dengan Kompetensi Keahlian Manajemen Perkantoran di SMK PGRI 13 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII Manajemen Perkantoran yang berjumlah 111 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan bantuan SPSS versi 31 yang meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis melalui regresi linier berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial self efficacy, adversity quotient, dan dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,941. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan kerja siswa sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa melalui penguatan self efficacy, adversity quotient, dan dukungan sosial.







