Perbandingan Metode Ceramah dan Permainan Ular Tangga terhadap Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Banjir pada Siswa Kelas V SDN Dayeuhkolot 05
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10662Abstract
Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, dan anak usia sekolah termasuk kelompok rentan karena keterbatasan pengetahuan kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh metode ceramah dan metode edukasi permainan ular tangga terhadap tingkat pengetahuan kesiapsiagaan banjir pada siswa kelas V SDN Dayeuhkolot 05. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest–posttest control group. Sebanyak 36 siswa dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode meningkatkan pengetahuan siswa, dengan skor kelompok ceramah meningkat dari 70,00 menjadi 80,00 (p = 0,026) dan kelompok permainan ular tangga dari 80,00 menjadi 90,00 (p = 0,000). Uji Mann–Whitney U menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,001). Kesimpulannya, kedua metode efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan banjir, namun metode permainan ular tangga memberikan peningkatan yang lebih besar. Oleh karena itu, institusi pendidikan disarankan untuk meningkatkan edukasi kesiapsiagaan banjir.







