Strategi Guru di Pondok Pesantren dalam Mengoptimalkan Hafalan Al-Qur’an Santri
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10098Abstract
Peran guru tahfidz sangat krusial, tidak hanya sebagai instruktur teknis hafalan, tetapi juga sebagai manajer pembelajaran dan pembimbing spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi strategi guru tahfidz dalam mengoptimalkan kualitas dan kuantitas hafalan santri di pondok pesantren. Menggunakan metode studi kepustakaan (library research), penelitian ini menelaah secara kritis 25 literatur ilmiah terpilih yang diterbitkan dalam satu dekade terakhir (2015–2025). Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mensintesis pola strategi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru tahfidz membentuk sebuah "Siklus Optimalisasi Tahfidz" yang integratif, meliputi: (1) Perencanaan; 2) Pelaksanaan; 3) Evaluasi; 4) Motivasi; 5) Pengulangan; 6) Pemeliharaan Hafalan formatif yang ketat untuk menjamin standar itqin (kelancaran). Siklus ini digerakkan oleh Motivasi spiritual guru yang mentransformasi orientasi santri dari eksternal menjadi kesadaran internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan hafalan bergantung pada sinergi antara manajemen instruksional yang rapi dan pendekatan psikospiritual yang kuat. Studi ini merekomendasikan pengembangan model tahfidz berbasis teknologi digital untuk mendukung keberlanjutan siklus tersebut di era modern.







