Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak Usia 7-12 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10060Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kecanduan gadget dan upaya orang tua dalam mengatasinya pada anak usia 7–12 tahun di Stasi Santo Paulus Suka, Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Kabanjahe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh pasangan orang tua dan anak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Fokus penelitian diarahkan pada dua aspek utama, yaitu karakteristik kecanduan gadget dan strategi yang diterapkan orang tua untuk mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami tanda-tanda kecanduan gadget seperti penggunaan berlebihan, kesulitan mengontrol waktu penggunaan, menjadikan gadget sebagai pelarian emosional, serta terganggunya interaksi sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua menerapkan beberapa strategi, antara lain menjadi teladan dalam penggunaan gadget, mengatur waktu penggunaan, menciptakan kegiatan luar jaringan yang menyenangkan, serta menghidupkan kembali permainan tradisional. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan digital anak sangat penting untuk membentuk perilaku digital yang sehat dan seimbang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan komunitas dan pendidikan berkelanjutan bagi orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.







